Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Hotel Bintang Empat Fasilitas Bintang Lima

Aston International

Cirebon selama ini dikenal sebagai kota budaya dan sejarah. Pemerintahan Kesultanan Cirebon yang masih berdiri hingga saat ini sangat termasyhur dan membuat orang-orang berdatangan untuk menilik sejarah peradabannya, diantaranya Keraton Kasepuhan, Keraton Kaanoman, dan juga Keraton Kacirebonan. Tak jarang kemudian akhirnya banyak yang menjadikan Cirebon sebagai tujuan wisata sejarah. Selain sebagai tujuan wisata sejarah, Cirebon juga memiliki banyak tempat wisata yang tak kalah menarik. Sebut saja Wisata Alam Taman Kera Kalijaga, Goa Sunyaragi, Hutan Kera Plangon, Belawa, Telaga Remis, Sangkan Urip, Cibulan, Waduk Darma Loka, Curug Sidomba, Kolam Cigugur, sentra kerajinan batik Desa Trusmi, atau Linggarjati dimana di tempat inilah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia melalui perundingan Linggarjati. Wisata kuliner Cirebon juga patut dicoba. Ada Empal Gentong Mang Darma, Nasi Jamblang Mang Dull,  Nasi lengko H. Barno, Gado-gado Prujakan, sampai Mie Koclok Panjunan.

Belakangan, Cirebon juga dilirik sebagai salah satu pusat kegiatan bisnis maupun konvensi. Hal ini berakibat menjamurnya pembangunan hotel berbintang di Cirebon. Terakhir saya berkunjung ke Cirebon sekitar tahun 2002. Saat itu jumlah hotel masih bisa dihitung dengan jari. Read More

Majestic Water Village, Pesona Kemegahan Kampung Air

Seperti yang telah dibahas sebelumnya di sini, investasi yang paling aman dan menguntungkan dibanding investasi di bidang lain adalah investasi properti. Berbicara lebih jauh tentang investasi properti, Bali merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan harga tanah tercepat. Berdasarkan hasil riset Lembaga riset dan konsultan properti, Knight Frank Indonesia dan Elite Havens, pada 2011, harga tanah kavling di lokasi-lokasi strategis di Bali mencatat rekor tertinggi. Pertumbuhannya rata-rata 34 persen dibanding rata-rata kenaikan normal per tahun dalam 10 tahun terakhir (sebesar 8 hingga 16 persen). Lonjakan harga tanah di Bali itu disebabkan tingginya kebutuhan tanah bagi pembangunan sejumlah proyek properti.

Pembangunan Majestic Water Village

Pembangunan Majestic Water Village di Uluwatu, Bali

Hasil riset Knight Frank Indonesia juga menunjukkan penyerapan kondotel di Bali hingga semester I-2011 sudah 95% atau sekitar 2.578 unit. Nusa Dua dinilai sebagai daerah yang memiliki penyerapan tertinggi yakni 99,8%, disusul Kuta (95,7%), dan Uluwatu (89,8%) (Sumber: Knight Frank Indonesia)

Read More

ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon

Sudah jadi tuntutan zaman, kalau saat ini mobilitas banyak orang meningkat. Kebutuhan akan gadget sebagai fasilitas pendukung pekerjaan pun mengalami pergeseran. Gadget yang tadinya hanya sebagai kebutuhan tersier, saat ini sudah beralih menjadi kebutuhan primer. Mulai dari smartphone, netbook, dan juga tablet.

Sebagian besar tablet terjangkau yang tersedia di pasaran saat ini merupakan tablet dengan konektivitas WiFi agar bisa terhubung dengan Internet. Mau WiFi-an di kantor, di mall, di cafe, di taman atau di masjid juga sekarang bisa. Sayangnya, konektivitas WiFi di Indonesia masih terbatas. Saat berada di tempat tertentu atau di tengah perjalanan misalnya, koneksi Internet saat dibutuhkan seringkali menghilang tanpa jejak. Terbayang kan kalau saat itu kita sedang dikejar deadline tugas kampus atau harus segera setor kerjaan ke kantor? Nah, yang terakhir ini sih pengalaman pribadi dan ini loh yang bisa bikin dapur mendadak berhenti ngebul. Read More

Lupa…

Saya ini boleh dibilang pelupa… udah masuk akut sih kaya’nya.

Urusan salam misalnya, saya udah bilang salam… gak lama kemudian saya bilang salam lagi. Masuk lagi ke rumah, lupa… tadi udah salam belum ya? Read More

1 109 110 111 112 113 114