Perjalanan Mudik Hingga Ke Rumah Sakit Bersama #NewMyBlueBird

driverrating

Libur tlah tiba… Libur tlah tiba… hatiku gembira…

Anak-anak sudah selesai dibagi raport hari Sabtu kemarin. Hasilnya? Alhamdulillah… cukup memuaskan. Kalau sudah dibagi raport berarti sudah waktunya liburan, sejenak rehat dari rutinitas sehari-hari. Liburan panjang begini sih enaknya jalan-jalan ya. Tapi berhubung anak-anak sedang puasa, daripada macet-macetan & kehausan di jalan, mending juga liburannya ke rumah Nene saja.

Selasa pagi semua sudah siap. Termasuk baju anak-anak di dalam tas masing-masing. Perjalanan ke Bandung dari Subang lancar tanpa hambatan. Sedikit tersendat di Jalan Raya Tangkuban Parahu, ada perbaikan jalan sebagai persiapan jalur mudik nanti. Belum juga sampai ke Bandung, telepon suami sudah sibuk krang kring. Rupanya ada tamu yang sudah menunggu di kantornya. Akhirnya karena suami sedang sibuk dengan urusan di kantornya, saya dan anak-anak meneruskan perjalanan dari kantor suami ke rumah Nene dengan taksi saja.

Pakai taksi? Mau jalan ke depan? Bisi lama nunggunya“, tanya suami.

Berhubung kantor suami berada di dalam kompleks perkantoran, sulit memang kalau mengandalkan taksi kosong yang lewat. Biasanya ada sih satu atau dua taksi di depan gerbang kompleks, tapi harus jalan dulu agak jauh. Duh, kan capek hihi…

Gak usah, nunggu sini aja. Tinggal pesan. Gampil“, jawab saya sambil mengeluarkan hape dan membuka aplikasi NewMyBlueBird.

NewMyBlueBird

Continue Reading

Dompetku, Bayar & Transfer Mudah Lewat Jarimu

Aplikasi dompetku

Kemarin anak-anak ingin dibelikan susu dan cemilan untuk buka puasa. Oke lah. Biar tambah semangat puasanya, mari kita jajan dulu ke minimarket dekat rumah, Alfamart. Koq ke Alfamart, bukannya ke warung sebelah aja? Warung sebelah kalau bulan puasa siang-siang malah tutup. Buka lagi nanti selepas maghrib. Sementara ini kan jajanannya buat buka puasa, jadi ya jajannya ke Alfamart saja.

Biasanya kalau belanja ke Alfamart begini saya selalu bawa uang tunai. Masalahnya uang belanja hari kemarin sudah habis tak bersisa. Mau ambil di ATM, eh… mesin ATMnya juga error. Hanya bisa transaksi non tunai, gak bisa tarik tunai. Mau pakai kartu debit, kebetulan kartu yang saya pakai transaksinya minimal 75 ribu rupiah. Aduh, kebanyakan atuh jajannya segitu mah. 

Continue Reading

Aplikasi Kudo, Langkah Mudah Jadi Pengusaha

Pah, pengen jualan lagi,” ujar saya di sela-sela obrolan sore beberapa waktu yang lalu.

Suami hanya menjawabhmmmm….”. Jawaban yang sebenarnya sudah bisa diduga sebelumnya. Mengingat saya memang sudah berkali-kali mencoba berjualan tapi selalu berujung rugi.

2 tahun yang lalu, saya sempat menikmati keuntungan sebagai pedagang minyak goreng kemasan. Biasanya saya berburu minyak goreng kemasan diskon di supermarket, dan dijual kembali sesuai harga pasar ke ibu-ibu di lingkungan rumah. Tak hanya ibu-ibu, warung-warung pun saya supply minyak kemasan dengan harga yang tidak terlalu jauh dibanding harga jual di grosir dekat rumah.

Meski untungnya tak seberapa, suami semangat membantu saya. Tidak hanya urusan modal, suami juga rela berkeliling supermarket dan mengangkut sendiri berbungkus-bungkus minyak dari supermarket ke kantor untuk kemudian dibawa pulang. Kebetulan, di dekat kantornya ada 3 supermarket yang masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Itung-itung olahraga,” kata suami saat itu.

Continue Reading

Aman dan Nyaman Memesan Taksi Melalui Aplikasi My Blue Bird

Screenshot_2016-04-15-22-32-52

Rin, tolong isi pulsa. Nene mau nelepon taksi, Abah mau ke Hermina, agak sesak. Mau diuap”, pesan Nene di BBM.

Setelah membaca pesan ini, segera saya telepon Nene, khawatir dengan keadaan Abah. Saya memang tinggal di Subang. Sementara Abah dan Nene berdua saja tinggal di Antapani, Bandung. Kondisi kesehatan Abah dan Nene sudah menurun. Bulan kemarin saja Abah dan Nene bergantian dirawat di Rumah Sakit.

Ok, dari Nene saya mendapat kabar kalau kondisi Abah sementara ini tidak terlalu mengkhawatirkan. Abah hanya merasa sedikit kesulitan bernafas. Maklum saja, sepulang dari Rumah Sakit bulan lalu, dokter menyatakan kalau fungsi jantung Abah hanya tinggal 23%. Jadi Abah memang lebih sering merasa sesak.

Kalau Abah mendadak merasa sesak seperti ini, alih-alih menunggu saya atau kakak yang juga tidak tinggal serumah dengan Abah agar segera mengantar ke Rumah Sakit, yang paling bisa diandalkan memang segera memanggil taksi. Sebetulnya Nene sudah hafal betul nomer telepon Blue Bird. Tanpa disimpan di phonebook pun, Nene bisa menyebutkan nomer Blue Bird dengan lancar.

022-7561234″, kata Nene.

Ya wajar, sih hampir tiap minggu Nene memesan taksi. Untuk urusan mendadak seperti ini, atau yang terjadwal seperti kontrol ke dokter. Tapi karena saya sedang di Subang, dan Nene kehabisan pulsa, lebih baik saya memesan taksi melalui aplikasi, apalagi kalau bukan My Blue Bird.

Yup, Blue Bird memang sudah sejak lama meluncurkan aplikasi My Blue Bird. Aplikasi My Blue Bird ini merupakan pengembangan dari Taxi Mobile Reservation yang mulai dikembangkan BlueBird Group di tahun 2011. Selain itu, kalau bicara soal taksi andalan, memang sudah sejak lama saya mengandalkan Blue Bird.

Why Blue Bird

Sejarah taksi yang memiliki pelayanan buruk masih saya ingat dengan jelas.

“Dari Statsiun ke Trans Studio Bandung diminta bayar 150 ribu itu serasa kerampokan. Jalannya muter-muter. Padahal saya juga orang Bandung, tahu lewat jalan mana yang lebih cepat”, keluh teman saya.

Keluhan teman saya ini hanyalah salah satu dari banyak pengalaman buruk menggunakan taksi di Bandung yang dialami oleh orang-orang. Saya juga pernah sih. Dibawa berkeliling kota dengan alasan menghindari jalanan yang macet, seolah-olah saya tidak hafal jalan di Bandung. Alhasil, argo pun membengkak. Dongkol tentu saja. Duh, apalagi kalau penumpangnya bukan orang Bandung ya?

Continue Reading

Cara Mudah Membuat Video Dengan MiniMovie di ASUS

Cara Mudah Membuat Video Dengan Aplikasi MiniMovie di ASUS – Belakangan semakin merasa ketinggalan jaman saja dibandingkan dengan teman-teman blogger yang makin hari semakin jago. Bukan hanya jago menulis konten yang menarik, tapi juga jago membuat infografis. Aduh, saya yang sudah jelas malas dan gak nyeni jadi merasa semakin ketinggalan jaman. Ditambah lagi teman-teman tidak hanya jago infografis, tapi juga jago membuat video. Aduh, sedih jadinya.

Kalau ikut lomba, dijamin, mundur teratur. Saingan sekarang berat-berat.

Tapi sebenarnya gak mau juga ketinggalan jaman. Hanya saja… hmm, gimana ya… tetap kendalanya… malas belajar!

Untungnya di hape warisan dari suami ini ada aplikasi pembuat video yang mudah, MiniMovie.

Tahu kan hape merk apa yang diwariskan suami? Iya, gak salah lagi… ASUS 😛

Yup, buat pengguna ASUS ada aplikasi bawaan yang bisa dipakai untuk membuat mini movie. Karena judulnya MiniMovie, aplikasi ini memanfaatkan penggabungan beberapa foto untuk dijadikan video. Ya, mirip sama slideshow lah. Cuma lebih nyeni 😀

Saya telat ya tahunya? Ya maklum… kan hapenya juga baru diwariskan haha

Karena di MiniMovie ini kita bisa memilih themes untuk background dan musik buat backsound sesuai dengan selera kita. Musiknya juga tidak terpaku dengan yang sudah tersedia di aplikasi, tapi bisa juga menggunakan lagu yang kita upload langsung.

Nah, begini Cara Mudah Membuat Video Dengan MiniMovie di ASUS :

1. Masuk ke folder foto pada Gallery. Klik tombol MiniMovie

2. Pilih foto yang akan dibuat MiniMovie. Kita bisa memilih banyak foto sekaligus. Setelah memilih foto, klik tombol NEXT. 

3. Foto sudah siap dijadikan MiniMovie, sekarang kita tinggal mengedit themes, musik dan text yang akan muncul di slideshow. Pilih theme sesuai selera, ada sekitar 16 themes yang disediakan.

4. Untuk mengedit atau menambah foto, tinggal klik tombol kiri. Untuk mengedit musik klik tombol tengah yang bergambar tangga nada. Sudah ada musik yang disediakan di aplikasi. Tapi kalau pengen ganti sih tinggal pilih lagu yang kita suka, tentu saja lagunya sudah tersimpan di hape ASUS.

5. Klik tombol sebelah kanan yang bertuliskan huruf T untuk mengedit Subtitle.

6. Sudah, selesai. MiniMovie sudah tersimpan di Galery dan  bisa di share ke beberapa media.

Gampil kan? Suami juga ketagihan membuat video dengan aplikasi MiniMovie ini. Beberapa foto aquariumnya sudah tayang di youtube, dan dengan bangganya beliau bilang kalau videonya mendapat banyak like. Saya sarankan sih suami mulai memonetize youtubenya haha

Terus saya gimana? Sudah pede ikutan lomba hanya bermodal MiniMovie? Ya gak lah… tetap tiarap kalau ikut lomba mah :))

Continue Reading