“Berakit-rakit dahulu, berenang ke tepian” versi Blogger Lomba

By | March 6, 2016

Tadi pagi bahas soal yang kemarin dikerjakan Ceuceu,

Gimana, Ceu… ada yang gak bisa?“, tanya saya.

Banyak banget yang belum diajarin“, jawab Ceuceu dengan cuek.

Terus, dijawab gak?“, tanya saya lagi.

“Ya dijawab donk. Tapi ngaco hahaha“, kata Ceuceu sambil ketawa.

Euh, Ceuceu mah… gimana atuh da gak bisa dibenerin lagi jawabannya? Andai lomba kemarin teh kaya’ lomba blog yang masih bisa diotak atik meski DL udah selesai…

Eh, lho… Gak salah tuh, ikut lomba blog yang DLnya sudah selesai tapi masih diotak atik? Gak donk. Beberapa blogger menganut peribahasa berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian… yang penting daftar dulu, publish/edit kemudian… hahaha

Jujur, saya pernah begitu. Sering. Maklum, DL-ers garis keras. Gak mepet DL rasanya gak enak hehe

Biasanya tulisan selesai pas banget mepet DL dan saya tinggal tidur. Besoknya pas saya baca ulang ternyata ada typo, kurang titik koma, atau ada paragraf yang dirasa salah tempat dan kemudian saya edit.

Ada juga yang karena belum pede dengan tulisan yang sudah tayang, saya tarik ke draft dan edit sekata dua kata. Tayang lagi beberapa jam setelah DL. Lombanya menang? Kalah donk. Zonk!

Kalau mendaftarkan artikel yang kosong dan mepet DL sih, rasanya belum pernah.

Tapi pernah juga begini… DL sudah lewat beberapa jam yang lalu, tulisan sudah saya daftarkan sebelum DL dan sempat tayang beberapa jam, kemudian saya tarik ke draf dan edit total setelah lewat DL.

Edit total karena bukan sekedar membetulkan tulisan yang typo atau menambahkan titik koma. Redaksi tulisan saya ganti dari awal sampai akhir, pun dengan gambar dan infografis yang tadinya gak ada, saya tambahkan beberapa jam setelah DL. Eh, bentar… infografis? Memang bisa bikin infografis? Gak bisa… itu cuma gambar dikasih tulisan doank, bukan infografis :))

Tapi kemudian saya merasa gak enak dengan peserta lain yang sudah benar-benar mengerjakan tulisan dengan jujur dan tepat waktu. Akhirnya tengah hari setelah DL lewat, tulisan itu saya tarik lagi ke draft. Maksudnya ya saya mundur saja dari lomba yang satu itu.

Gak nyangka, meski sudah balik kandang, tulisan itu malah jadi pemenang. Rupanya sebelum tulisannya saya tarik ke draft, panitia dan juri sudah membacanya. Huaaa… sumpah, rasanya gak enak sama sekali. Segera saya kontak panitia dan cerita kronologisnya, tapi ya gimana… keputusan panitia gak bisa diganggu gugat itu benar ternyata.

Saya pun menerima hadiahnya dengan gak enak hati. Duh, beneran deh. Rasanya seperti mencuri hadiah yang semestinya jadi milik orang lain. Saking gak enaknya, saya sampai curhat ke beberapa orang pakar ngeblog dan sering didapuk menjadi juri wkwkwk…

Tapi fenomena “daftar dulu, publish/edit kemudian” ini bukan cuma dilakukan saya sendirian. Banyak lho blogger-blogger yang begini saat ikut lomba. Sebagai pengamat timeline, meski jarang meninggalkan jejak komentar tapi kalau teman-teman share link di medsos, saya suka buka linknya koq. Dan seringkali saya menemukan link kosong, padahal tulisannya itu diikutkan lomba. Mungkin seperti saya ya, merasa masih ada yang kurang dengan tulisannya kemudian ditarik dulu ke draft.

Tapi tentu saja masih lebih banyak lagi yang jujur dan tepat waktu ikut lomba. Yup… masih banyak blogger yang jauh-jauh hari publish tulisan atau malah mepet DL, tapi tidak diedit lagi setelah DL lewat. Dan sayangnya mereka harus kalah karena yang publish tulisan setelah lewat DL ini (maaf) kontennya lebih menarik… Huehueheu… panitianya rasional.

Cuma ya tetap saja, saya merasa kalau seharusnya yang seperti ini seharusnya didiskualifikasi dari lomba. Kenapa? Karena sudah melanggar aturan waktu lomba. Hanya saja, sepertinya panitia baru melihat tulisan beberapa jam setelah lewat DL.

Belajar dari pengalaman mencuri hadiah dari orang lain ini, saya jadi kapok edit-edit tulisan setelah DL lewat. Apalagi Ceuceu juga sering ikut lomba dan saya minta Ceuceu jujur mengerjakan soal di tiap lomba. Masa anaknya diminta jujur tapi emaknya malah nyontohin yang gak bener :))

Hayo tebak… lomba mana yang saya maksud? Buat catatan, saya sudah menghubungi panitia dan menceritakan ketidakjujuran saya mengedit tulisan setelah DL lewat. Eh tapi sampai sekarang tulisan itu masih saya simpan di draft. Malu sih… :))

Kalau pendapat teman-teman tentang “daftar dulu, publish/edit kemudian” ini bagaimana??? Mangga… mau bully saya yang pernah jadi pelaku juga mangga wkwkwk

 

 

Leave a Reply