Biaya Transaksi via ATM BRI

Biaya Transaksi via ATM BRI – Selama ini biasanya saya melakukan transaksi perbankan melalui rekening di BCA, kebanyakan lewat SMS dan internet banking. Meski begitu, tentu saja sesekali saya juga perlu ambil tunai. Bekal anak-anak ke sekolah kan gak bisa pake gesek kartu. Belanja di pasar juga gak bisa gesek kartu debit 😀

Itu kalau saldo di kartu masih mencukupi untuk ditarik. Apalagi ATM terdekat dari rumah memang hanya ATM BRI dan ATM BNI. Mau tarik tunai dari rekening BCA mesti kena charge 7500. Buat saya yang saldonya pas-pasan dan sebisa mungkin tarik tunai seperlunya, tarik tunai di ATM beda jaringan seperti ini jelas merugikan.

Seringkali saya sengaja mampir ke ATM yang jaraknya kurang lebih 7 kilometer demi mengambil uang 50-100 ribu rupiah. Suami bilang sih, rugi di ongkos. Bensin ke sana bolak balik juga pasti habis 1 liter. Tapi saya tetap keukeuh ngambil uang di ATM yang jauh itu. Lebih baik rugi ongkos daripada saldo yang tinggal 50 ribu pas ini jadi gak bisa diambil gara-gara kepotong charge 7500 hahaha

Nah, kalo saldo sudah benar-benar sekarat, di mana sisa saldonya udah gak memungkinkan ditarik via ATM, masih bisa diakali dengan belanja di minimarket dekat rumah. Beli minyak goreng misalnya. Kemudian minyak gorengnya saya jual ke tetangga yang memang perlu. Kalau gak ya, cukup jajan anak-anak saja :))

Sayangnya, sepertinya trik menghabiskan saldo sekarat sudah diketahui kasir Alfa tempat saya biasa belanja. Soalnya sudah 2 bulan ini mesin EDC B*A di Alfa langganan saya tidak berfungsi hiks

Berbulan-bulan saldo di BRI hanya disisakan untuk dipotong administrasi bulanan, belakangan rekening BRI saya kembali aktif. Ada tetangga yang titip uang transferan dari anaknya yang kerja di Karawang. Mau tidak mau, saya meminta agar uangnya ditransfer saja ke rekening BRI. “Jadi terimanya utuh, gak kena charge 7500. Kalau ke BCA, ATMnya jauh“, begitu kata saya.

Ternyata dugaan saya soal “terima uang utuh” di BRI ini salah.

Sudah 4-5 kali dititipi uang tiap bulan via BRI, saya gak pernah cek mutasi. Paling saya cek saldonya saja lewat internet banking.

Pagi kemarin ada SMS dari tetangga,

Teh, punten. Tadi Tantan ngawiat transfer ka BRI. Nuhun”.

Segera saya cek saldo, dan iya rekening sudah kembali gendut. Ya, lumayan lah untuk beberapa jam saja. Setelah saya hitung-hitung, sisa saldo sangat pas-pasan, itu pun karena dikurangi biaya administrasi bulanan. Tapi diperkirakan masih aman lah buat ditarik di ATM BRI.

Sebelum jemput Teteh dan Ceuceu saya mampir ke ATM BRI, ambil uang titipan tetangga. Dan betapa kagetnya saya ketika ATM malah curhat, Sisa saldo di rekening Anda tidak mencukupi untuk melakukan transaksi ini. Hah? Koq bisa? Kan tadi waktu dicek di internet banking, masih ada lebih beberapa rupiah saja.

Saya pikir ATMnya yang rusak. Tapi kemudian saya coba ambil nominal yang lebih kecil, alhamdulillah bisa. Penasaran, saya cek mutasi.

Waduh, ternyata transaksi penarikan tunai di ATM BRI dengan menggunakan rekening BRI sendiri dikenai fee sebesar 100 rupiah per transaksi.

SS 2016-02-16 at 10.23.18 PM

Hiks. Bank lain perasaan gak gitu deh. Tapi mungkin itu hanya perasaan saja. Ah, tapi bener koq. Di BCA tarik tunai via ATM BCAnya sendiri gak ada biaya tambahan.

Makin penasaran, kembali saya cek mutasi beberapa bulan yang lalu (maksimal 3 bulan) di BRI. Kalau gak salah ada beberapa kali transfer dan tarik tunai di ATM BRI. Dan iya, tarik tunai di ATM BRI memang dikenai biaya 100 rupiah per transaksi. Buat apa ya? Pemeliharaan ATM? Tapi koq ATMnya lebih sering error. Bukan cuma sekali dua kali terpaksa saya menunda transaksi via ATM BRI dekat rumah karena uangnya yang kosong atau jaringannya yang error.

Bukan cuma itu, transfer antar rekening BRI juga sama kena fee. Bulan Januari kemarin saya ketitipan tetangga transfer ke rekening anaknya, dan ternyata ada biaya 750 rupiah per transaksi transfer antar rekening BRI.

SS 2016-02-16 at 10.22.28 PM

Waduh… tapi ya gimana lagi, gak ada pilihan lain sih. Yang terdekat dan tersebar di tiap kecamatan kan hanya BRI. Sepertinya lain kali kalau ada titip transfer begini, jadinya tetangga gak utuh lagi nih nerima uangnya… :))

6 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.