Konsultasi Kesehatan Mudah Melalui Konsula

By | July 10, 2015

Masih ingat tentang ganglion yang nemplok di punggung tangan saya? Kalau belum, begini cerita singkatnya…

Di punggung tangan saya ada benjolan berukuran 2-3 cm yang membuat tangan saya terasa pegal. Dari hasil konsultasi dengan dokter Google, diyakini kalau benjolan di punggung tangan saya adalah ganglion.

Sudah ke dokter? Belum. Sepertinya saya tidak akan ke dokter untuk konsultasi soal ganglion ini. Cukup diagnosis dari dokter Google dan mencoba berbagai cara pengobatan yang juga saya peroleh dari dokter Google.

Koq gitu? Alasan terbesar adalah malu hehe.

Tapi ya gak apa-apa donk. Karena ternyata Bukan cuma saya yang berkonsultasi dan mencari resep sendiri dari Google. Malah dari hasil survey, di tahun 2013 ada 35% warga US yang memilih berkonsultasi dengan dokter Google. Begitu juga dengan orang Inggris. Dari 5 orang yang berkonsultasi dengan dokter Google, hanya 1 yang melanjutkan konsultasi ke tempat dokter praktek ahahaha…

Masalahnya, validkah hasil konsultasi & pengobatan dari dokter Google? Ya gak tahu sih. Bagaimana pun masih ada rasa was was dengan apa yang saya rasakan di tubuh saya. Apalagi para dokter yang dijadikan tempat konsultasi di google itu siapa dan di mana tempat prakteknya, saya tidak tahu.

Tapi ada lho aplikasi yang menyediakan tempat konsultasi kesehatan bersama dokter-dokter yang kompeten. Namanya Konsula.

konsula

Konsula adalah sebuah startup berbasis web yang didirikan oleh tiga lulusan Harvard dan Michigan, Shinta Nurfauzia, Johannes Ardiant, dan Ronald Wijaya.

Alasan ketiga lulusan Harvard membuat Konsula adalah masih banyak orang Indonesia yang mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Padahal saat ini ada lebih dari 160.000 dokter di Indonesia.

Nah, melalui Konsula kita bisa mencari dokter terbaik yang sesuai dengan kondisi mereka kemudian melakukan reservasi online dengan dokter yang ditemukan.

Bukan hanya itu, di Konsula juga kita bisa melakukan temu janji dengan dokter yang paling cocok karena adanya filter seperti harga, lokasi, spesialisasi, jadwal, dan sebagainya. Misalnya nih, teman-teman sedang mencari dokter yang praktik di rumah sakit di Jakarta, teman-teman tinggal masukkan nama kota dan spesialisasi dokter yang dituju. Nanti kita juga bisa memberi ulasan atas konsultasi yang telah kita lakukan. Di Konsula juga data pasien didigitalisasi sehingga memudahkan dokter dan fasilitas kesehatan.

Mau coba konsultasi ke Konsula aahh ah… perasaan banyak masalah banget nih sama badan saya.

Gimana? Mau coba konsultasikan masalah hidup atau masalah kesehatan dompet lewat Konsula? Ahaha… Jangan lupa, jika setelah konsultasi sakit masih berlanjut, segera kunjungi dokter ya…

Leave a Reply