“Waah… kapungkur mah dugi ka begadang dua dinten, Neng. Panen nanas sampai malam hari. Soalnya harus memenuhi permintaan pembeli buat diekspor. Kejar waktu, sebab setelah panen pun harus disortir dulu. Bapak sama teman-teman yang lain sampai kewalahan“, ujar Pak Ade Suherlan...