Wakaf Produktif Dompet Dhuafa, #MembentangKebaikan Dengan 5000 Rupiah Saja

2017_1025_16114000

Waah… kapungkur mah dugi ka begadang dua dinten, Neng. Panen nanas sampai malam hari. Soalnya harus memenuhi permintaan pembeli buat diekspor. Kejar waktu, sebab setelah panen pun harus disortir dulu. Bapak sama teman-teman yang lain sampai kewalahan“, ujar Pak Ade Suherlan (59), mitra petani #IndonesiaBerdaya ketika saya temui di Kebun Agroindustri Dompet Dhuafa yang berada di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang.

Pak Ade nampak sedang mengenang masa lalunya bersama PT. Morelli Makmur, pabrik pengolahan nanas yang sempat jaya pada masanya.

Pak Ade Suherlan, Petani #IndonesiaBerdaya Desa Cirangkong, Cijambe, Subang

Continue Reading

#BukaKebaikan di Setiap Tetes Susu Indomilk

2017_1108_14030800(2)
Belakangan ini cuacanya lagi dingin banget ya? Apalagi ketika Badai Cempaka dan Dahlia mampir beberapa waktu yang lalu. Pohon-pohon di dekat rumah dan juga di sepanjang jalan menuju Bandung sampai tumbang karenanya. Yang terbaru sih, Sabtu malam kemarin ada longsor di dekat rumah setelah hujan sepanjang hari.

IMG-20171216-WA0087

Maklum saja, saya memang tinggal di daerah rawan longsor. Sebelum musim hujan tiba, spanduk-spanduk peringatan waspada tanah longsor sudah dipasang di beberapa titik.

Kalau orang tua dulu bilang bulan ber-ber ini memang  musimnya hujan. Biasanya sih masuk bulan Maret musim hujan sudah mulai berhenti, ret weh raat.

Curah hujan yang tinggi dengan intensitas yang cukup sering, mau gak mau berpengaruh juga pada stamina dan kesehatan tubuh.

Berhubung Desember juga masih sisa beberapa hari lagi, dan bulan Maret juga masih sangat lama…  saya sadar betul harus tetap menjaga kesehatan saya dan juga anak-anak. Salah satunya adalah dengan minum susu setiap hari.

Sebenarnya sih di luar musim hujan pun, minum susu memang sudah jadi agenda rutin tiap hari . Masih ingat kan cerita saya tentang susu sebelumnya? Kalau sudah lupa, atau mungkin belum baca, boleh dibaca dulu di sini

SUSU UHT Pakai Garam? Mitos atau Fakta?

Nah, kalau di tulisan sebelumnya saya membahas tentang garam yang ditambahkan pada susu, kali ini saya akan membahas tentang kebaikan yang ada pada setiap tetes susu Indomilk UHT 1L.

#BukaKebaikan yang ada pada setiap tetes susu Indomilk

Hayo, siapa yang masih ingat lirik lagu ini?

Segarnya susu Indomilk
Penuh vitamin dan gizi…
Badan tumbuh sehat kuat
Indomilk setiap hari…
Susu Indomilk, Indomilk… Indomilk…
Susu Indomilk, susu untuk kita semua…

Bukan, bukan karena korban iklan jika saya dan keluarga juga meminum susu Indomilk setiap hari. Faktanya, susu Indomilk UHT 1L memang merupakan salah satu susu yang telah dikenal dan sangat penting bagi tubuh manusia dari dulu hingga sekarang, Indomilk memiliki rasa yang enak, gurih serta kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang. Selain itu, yang saya garis bawahi sih tidak ada penambahan garam pada susu Indomilk UHT 1L. Jadi rasa gurih pada susu Indomilk ini memang alami dari mineral yang terkandung pada susu.

Demi memenuhi gizi keluarga, dengan berpedoman pada piramida gizi seimbang, maka saya selalu menyediakan susu Indomilk UHT 1L setiap hari.

2017_1108_14030800(2)

Lho, kenapa harus susu? Dari makanan lain kan banyak?

Saya yang sudah berusia hampir kepala 4, dan sudah melahirkan 3 orang anak rentan kekurangan kalsium. Sementara anak-anak juga memerlukan kalsium untuk pertumbuhannya. Kita sudah tahu kalau susu ini berfungsi sebagai sumber kalsium yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tulang dan gigi, serta dapat mencegah penyakit perapuhan tulang atau istilahnya Osteoporosis.

Kandungan gizi dan mineral pada susu juga mampu meningkatkan tumbuh-kembang anak-anak. Pada orang dewasa, susu juga bermanfaat untuk mengganti sel tubuh yang rusak dan memperkuat daya tahan tubuh. Kalsium dalam produk susu juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang.

Susu Indomilk UHT 1L  dibuat dengan susu sapi segar mengandung nutrisi seimbang yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap anggota keluarga. Hampir tak ada makanan yang kandungannya selengkap susu seperti Susu Indomilk UHT 1L.

Nutrisi yang dikandung susu Indomilk UHT 1L cukup lengkap dan seimbang. Komposisi nilai gizinya berupa Energi, Lemak, Protein, Karbohidrat, Natrium/Sodium dan berbagai Vitamin dan Mineral.

Untuk lebih jelasnya berikut kandungan gizi Susu Indomilk UHT 1L Full Cream; mengandung energi total 150 kkal, lemak total 12%, protein 13 %, karbohidrat total 3 %, natrium/sodium 9 %. Vitamin A 25 %, vitamin B1 10 %,  vitamin B2 30%, vitamin B5  20%, vitamin D 35 %, kalsium 35 %, Fosfor 25 %, Seng 8%, Magnesium 8%, Biotin 30%, Kolin 10% (dalam setiap 1000 ml susu Indomilk UHT 1L).

Informasi nilai gizi dari Indomilk UHT

Dari informasi nilai gizi dan komposisi susu di atas,  sudah jelas ya kalau tidak ada penambahan garam pada susu Indomilk UHT 1L. Dan susu Indomilk UHT 1L juga cukup potensial bagi perbaikan nutrisi.

Lalu kebaikan apa saja sih yang ada di dalam Susu INDOMILK UHT 1L?

Nah… ini nih kebaikan yang ada pada setiap tetes susu Indomilk UHT 1L.

  1. Berasal dari susu sapi segar berkualitas.
  2. Mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang yang diperlukan tubuh.
  3. Tidak ada penambahan zat pengawet.
  4. Diproses dengan teknologi UHT (Ultra High Temperature).
  5. Proses produksinya tidak panjang dan dikemas secara aseptik sehingga terjamin kualitas alaminya.
  6. Hasil proses UHT yang dapat disimpan selama 9 bulan pada suhu ruangan atau suhu kamar selama kemasan belum dibuka.
  7. Mudah dicerna oleh balita, anak-anak sampai orang tua, karena proteinnya yang lembut dan tidak menimbulkan alergi.
  8. Minum segelas secara rutin bagi wanita dapat meningkatkan kehalusan kulit, karena kandungan vitamin E yang tinggi yakni 50%

Seperti yang sudah saya bahas di tulisan sebelumnya, susu Indomilk UHT 1L diproses dengan menggunakan teknologi UHT (Ultra High Temperature) melalui cara pemanasan dengan suhu yang lebih tinggi dari pasteurisasi, yaitu pada suhu kurang lebih 137-140 derajat Celcius selama 2-5 detik. Teknologi ini bermanfaat mensterilkan susu dengan membunuh semua bakteri (patogen dan pembusuk), tanpa merusak kandungan gizi susu tersebut. Susu yang sudah dipanaskan kemudian dikemas dalam karton kedap udara. Tidak ada pengawet yang ditambahkan pada susu UHT.

Kombinasi pengolahan UHT dan kemasan aseptic membuat susu dapat dikonsumsi kapan saja tanpa memerlukan alat pendingin khusus dan bisa tahan sampai kurang lebih sembilan bulan.

Selain itu, teknologi NutriKeep pada susu Indomilk juga membuat segala nutrisi penting dan segala kebaikan susu Indomilk UHT 1L tetap terjaga.

teknologi nutrikeep indomilk

Kemasan susu Indomilk UHT 1L yang terbaru juga lebih ramping, sehingga lebih mudah dan nyaman dipegang oleh anak-anak, lebih mudah dituang hingga tetes terakhir, dan lebih efisien ketika ditempatkan di lemari es.

indomilk mudah dituang sampai tetes terakhir

Minum susu tiap hari, apa gak bikin gemuk?

Beberapa kerabat termasuk mertua seringkali bilang begini, “anak-anaknya jangan terlalu sering dikasih susu… nanti gemuk”.

Sampai-sampai anak-anak juga pernah ragu sama emaknya yang tiap hari memberikan susu untuk mereka. Duh… sedih kan.

Memang masih banyak yang percaya kalau susu dapat membuat tubuh menjadi gemuk.

Padahal menurut para pakar gizi, “lemak susu, tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk, melainkan dapat membantu membakar lemak tubuh”.

Susu Indomilk UHT 1L, memiliki kelebihan lainnya yaitu, karbohidrat dalam susu tidak merusak gigi karena tidak manis. Gak heran kan kalau anak-anak saya tidak ada yang mengalami karies pada gigi meski minum susu tiap hari sejak usianya 1 tahun.

Saya dan anak-anak adalah bukti nyata, kalau minum susu tiap hari itu menyehatkan, menguatkan dan tidak membuat tubuh menjadi gemuk. Kalau teman-teman, bagaimana?

Continue Reading

Inspirasi 60 Tahun ASTRA : Dari Desa untuk Indonesia

“Yang penting saya bisa sekolah. Meski jaraknya cukup jauh, tapi fasilitas di sekolah yang ini jauh lebih bagus dibanding sekolah di Pringkasap”, ungkap Dani Jaya.

Dani Jaya adalah salah seorang siswa sebuah SMK di Cibatu Purwakarta yang berasal dari Pringkasap, Cipeundeuy, Subang. Selain Dani, sebanyak 80% siswa SMK di Cibatu juga berasal dari Kabupaten Subang.

Beberapa tahun yang lalu, Dani dan teman-temannya harus rela menempuh perjalanan lintas kabupaten agar bisa menikmati sekolah dengan fasilitas yang memadai. Jarak yang cukup jauh antara Pringkasap dan Cibatu tidak memutuskan semangat Dani dan teman-temannya untuk tetap menimba ilmu. Dani hanyalah salah satu siswa yang beruntung bisa melanjutkan pendidikan meski harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Masih banyak siswa seusia Dani yang terpaksa putus sekolah karena terkendala jarak dan biaya.

Data Dinas Pendidikan, Kabupaten Subang tahun 2013 menunjukkan, APM untuk tingkat SMA di Kabupaten Subang baru mencapai 58 persen. APM (Angka Partisipasi Murni) merupakan perbandingan jumlah siswa dengan jumlah penduduk pada usia sekolah tertentu (Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2013/03/08/226155/sebelas-persen-pelajar-subang-tak-melanjutkan-ke-smp)

Rendahnya APM untuk tingkat SMA ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masih minimnya kesadaran orang tua, sampai belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan di daerah. Ya, sarana dan prasarana memang menjadi salah satu kendala besar bagi warga di pedesaan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Continue Reading