Skip to content

Category: Review

[Aplikasi] Lupa judul lagu? Siulin pakai SoundHound

Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya

Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya

C A minor D minor ke G ke C lagi

A minor D minor ke G ke C lagi

A minor D minor ke G ke C lagi

Hayooo.. siapa yang baca tulisan di atas sambil nyanyi?

Lagunya Changcuters eh.. Kuburan yang ini memang pas sekali buat saya yang seringkali kesulitan mengingat syair lagu. Gak cuma syairnya sih yang lupa, saya malah gak ingat sama sekali apa judulnya dan siapa penyanyinya. Tapi kalau nadanya, apalagi lagu 90-an… wah, itu mah nempel sampai sekarang meski nyanyinya cuma hmmm.. hmmm… hmmm doank.

2 Comments

Amankan dokumen dengan #SiVION, Tanda Tangan Digital

Ada yang pernah nonton filmnya Aa Leo, Catch Me If You Can yang dibuat berdasarkan kisah nyata? Saya sempat takjub dengan kemampuan Frank Abagnale Jr yang bisa meniru tanda tangan siapa pun. Meski tanda tangan tiap orang itu memiliki karakteristik khusus, tergantung mood, dll, Frank Abagnale Jr bisa dengan mudah memalsukan setiap dokumen yang memerlukan tanda tangan. Gak tanggung-tanggung, mulai dari cek, paspor, sampai ijazah semua sukses dipalsukan oleh Frank.

Altered check with OCR-A font in the Steven Spielberg movie "Catch Me If You Can"

Alih-alih ingin meniru Frank, saya malah bercita-cita kalau punya tanda tangan harus serumit mungkin agar sulit ditiru orang. Hasilnya, saya kadang lupa harus berapa lekukan yang saya buat di tanda tangan saya sendiri ahaha

8 Comments

ASUS ROG Strix GL502VS, Notebook mumpuni buat gamers sejati

ASUS ROG Strix GL502VS, Notebook mumpuni buat gamers sejati – Apa sih yang diharapkan gamers ada di perangkat gamingnya? Dari hasil survey dan pengalaman sendiri, biasanya sih yang paling diharapkan itu perangkat anti lag dan grafis yang handal. Lag di sini bukan karena koneksi internet ya. Tapi karena low frame rate yang menyebabkan tampilan grafis game jadi patah-patah.

Duh, serius… yang begini itu menyebalkan. Menyerang musuh di Counter Strike ibarat melihat slide show yang setiap perpindahan framenya terlihat dengan jelas. Ini mau main game apa presentasi? Kalau mau presentasi, yang ada malah kita yang tertembak musuh duluan… 

17 Comments

Andromax R2 & Andromax E2, Memantapkan Diri Jadi #Generasi4G

Andromax R2 & Andromax E2, Memantapkan Diri Jadi #Generasi4G – “Ngomong apa sih? Gak kedengeran!“, protes saya ketika suami menelepon. Selain berisik, suara suami di telepon juga terdengar putus nyambung.

Akhirnya komunikasi lewat telepon pun terpaksa disudahi. Mending juga chatting lewat messenger saja lah, tinggal tunggu sudah dibaca atau belum. Daripada saling teriak tapi masing-masing gak ada yang dengerin, persis kalau lagi berantem. Kalau saling teriak begitu, yang ada mertua kebingungan kemudian merapal do’a, dikira saya dan suami berantem beneran hahaha

Leave a Comment

Asus Zenfone 2 Laser: Desain Elegan, Fitur Menawan dengan Harga Bikin Nyaman

Pernah gak merasa kesal karena kehilangan momen untuk diabadikan? Bukan karena gak ada perangkat yang mendukung, tapi karena sibuk menghidupkan smartphone yang sedang dipegang hanya saja smartphonenya dalam keadaan standby. Atau kamera sudah standby, tapi… susah fokus. Atau kesulitan berpindah ke kamera dari aplikasi yang sedang dipakai karena smartphone mulai lambat.

Saya sering. Sedang jalan bersama suami, ada kejadian unik. Mau laporan di twitter, tekan tombol power, buka smartphone yang terkunci, masuk ke kamera. Pas udah siap jepret… aduh… masih susah fokus. Huaaa… akhirnya malah kelewat tuh. Mobil juga udah jalan. Gak mungkin minta suami berhenti dulu demi saya yang selalu ingin eksis hihi…

Pernah juga pas kumpul keluarga bareng, welfie rame-rame. Sudah susah mengatur pose, yang itupun pakai dempet-dempetan… eh, ternyata gak semua anggota keluarga terbawa dalam foto.

Sebagai ibu masa kini, saya juga tentunya gak mau ketinggalan berita. Meski sudah jarang menonton televisi, saya masih bisa update semua berita lewat timeline yang kadang lebih lengkap dan seru dibanding berita di televisi ahaha. Kalau ada berita hangat di timeline, mendadak saya sibuk buka semua aplikasi medsos. Twitter, Facebook, Path, Instagram, sampai sibuk ngerumpi di Whatsapp.

Selain eksis di medsos, kesibukan lain saya sebagai seorang ibu adalah jadi guru bagi anak-anak. Bukan hanya anak saya saja sih. Karena tiap akhir pekan ada teman-teman Ceuceu yang belajar bersama di rumah. Meski bukan guru betulan tapi saya harus sigap dengan segala pertanyaan dari anak-anak. Baik pertanyaan akademis maupun pertanyaan yang di luar jangkauan. Agar anak tidak  menunggu terlalu lama, saya pun harus segera mencari jawaban. Dari mana? Googling donk. Baca-baca blog teman-teman, atau sekalian minta tolong ke teman-teman dengan membuat pertanyaan di status/lewat grup whatsapp.

Belum cari resep, cari bahan buat ikut lomba, nonton Adam Levine atau tayangan The Voice 9 lewat Youtube, sampai belanja… sekarang hampir semua dilakukan lewat smartphone. Makanya  semua aplikasi pendukung kegiatan sehari-hari saya pasang di smartphone. Aplikasi email, ngeblog, edit foto, game youtube-an, putar lagu, dan tentu saja gak  ketinggalan, medsos. Sayangnya banyaknya aplikasi yang dipakai malah sering membuat smartphone jadi lelet dan kehilangan kecerdasannya.

Yup. Di era digital seperti sekarang ini, mau  reporter,  guru, blogger, pelajar, mahasiswa, tukang ojek, bahkan ibu rumah tangga biasa seperti saya pun harus punya senjata yang mumpuni.

20 Comments