Aplikasi Anak Cerdas Membuat Belajar Makin Berkualitas

Bulan ini sudah memasuki bulan ke-8 acara belajar bersama Ceuceu dan teman-temannya di rumah alias Jumpin’ Project (Proyek Jumat Pintar). Berharap ada semacam loncatan besar dari acara belajar bersama ini, mengingat cara belajar di sini yang kalau dibandingkan dengan cara belajar anak “perkotaan” terlihat sekali perbedaannya. Padahal kurikulum sekolah yang ada di desa dengan di kota gak ada bedanya, ya? *garukgaruk

Week 3
Jumpin’, Week 3

Jumpin’ Project ini dimulai kurang lebih 1 bulan sebelum ulangan semester yang lalu, dan alhamdulillah nilai ulangan anak-anak yang ikut belajar bersama di sini menunjukkan perbaikan.

Sekarang sepertinya anak-anak mulai bosan. Padahal ulangan kenaikan kelas sudah di depan mata. Bisa jadi cara saya menyampaikan pelajaran juga kurang menarik hahaha. Belum lagi godaan PS lebih menarik dibanding belajar bersama.

Continue Reading

Sembuh dari TB? Pasti bisa!

Banyak orang yang beranggapan bahwa Tuberculosis (TB) ini adalah penyakit yang mematikan dan merupakan penyakit kutukan. Karenanya banyak penderita TB yang dianggap pembawa sial dan dikucilkan dari lingkungan sekitar.

Sebelum Revolusi Industri, cerita rakyat seringkali menghubungkan TB dengan vampir. Jika ada seorang anggota keluarga yang meninggal karena TB, kesehatan anggota keluarga yang lain perlahan-lahan menurun dan kemudian mengalami kematian. Masyarakat percaya bahwa orang pertama yang terkena TB akan menguras jiwa anggota keluarga lainnya.

penyakit kutukan yang menghantui, sumber gambar : klik di sini
Continue Reading

Commercial Area/Ruko/Rukan, Pilihan Investasi Menjanjikan

Seperti biasa, di penghujung minggu saya dan suami duduk-duduk di teras, menikmati pemandangan berupa lalu lalang kendaraan yang melewati jalan di depan rumah kami.

Mah, tahun depan kita renovasi rumah ya?“, ujar suami membuka perbincangan sore itu.

Heh? Emang apanya lagi yang mau direnov?“, tanya saya yang kebingungan dengan keinginan suami. Bukan apa-apa, soalnya baru hitungan bulan kemarin kami juga baru merenovasi bagian depan rumah.

Pengen bikin ruko!”, jawab suami santai.

Mau jualan apa?“, saya kembali mengernyitkan dahi karena bingung dengan usaha apa yang akan kami jalani nanti seandainya kami memiliki ruko.

Ah, ya kalau udah jadi ruko mah, mau usaha apa aja boleh. Sayang nih, rumah kita kan di pinggir jalan hidup. Percaya deh, nanti juga gak bakal ada rumah di pinggir jalan ini, jadi ruko semua

Terus, ini kolam gimana nasibnya?”, tanya saya sambil memandangi kolam di teras. Renovasi yang kami lakukan kemarin memang atas keinginan suami, membuat tempat bersantai seperti sekarang ini dengan kolam ikan di teras.

Gampang, pindahin aja ke belakang atau ke samping. Yang penting bagian depan rumah ini jadi ruko“, suami tetap keukeuh dengan keinginannya.

Continue Reading

Siapa Nolak Dapet Cek Dari GTM?

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah cerita tentang mencairkan cek yang membuat saya kembali membuka rekening di BCA. Sesuai janji (dalam hati) saya, kalau ceknya udah cair, baru saya akan ceritakan lebih jelas apa itu GTM. Emang udah cair? Udah donk! Alhamdulillah, setelah penantian panjang karena pencairan terpotong weekend, saldo di rekening saya akhirnya bertambah juga. Nominalnya pas banget sesuai dengan angka yang tertera di cek, tanpa potongan. Soalnya biaya inkaso kan udah dibayar cash di teller.

Kemarin saya titip formulir inkaso plus cek di teller hari Selasa. Berhubung lewat dari jam 12, cek baru bisa dicairkan hari Rabu. Cairnya Senin malem… wuiihh… udah deg-degan aja takut nyasar. Jadi saran saya, kalo mau cepet cair, dateng ke bank-nya hari Senin pagi aja ya! 😀

Continue Reading

Perempuan, Pendidikan dan Sains Demi Kemajuan Bangsa

SS 2014-04-29 at 9.34.56 AMMau tidak mau, suka tidak suka, paradigma seperti ini masih berkembang di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang masih memandang rendah peran wanita dan beranggapan bahwa tempatnya wanita itu hanya mengurus pekerjaan di rumah. Titik.

Namun konsep mengenai kodrat wanita yang harus menguasai tiga pakem utama yaitu sumur, dapur dan kasur ini rupanya tidak begitu saja ditelan mentah-mentah oleh Dr. Rani Maharani, M.Si.

Berasal dari keluarga kecil di daerah Bandung Selatan, anak kedua dari (Alm.) H. Osin dan Hj. Diah Mardiah ini sukses menjejakkan langkahnya di dunia pendidikan sebagai dosen dan juga peneliti di salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung.

Continue Reading