Minyak Ikan Mempunyai Segudang Manfaat untuk Mengurangi Resiko Penyakit

minyak ikan

 

Minyak ikanmungkin Anda sudah sangat sering mendengarkannya. Biasanya minyak ini digunakan oleh anak-anak sebagai asupan vitaminnya. Minyak ini sering digunakan karena berbagai macam kandungan yang dimilikinya. Sebenarnya, apa saja kandungan dari bahan makanan yang mendukung kesehatan ini?

Vitamin ini bisa diperoleh dengan mengkonsumsi ikan secara langsung maupun berbentuk suplemen. Minyak ini menjadi spesial karena memiliki kandungan omega 3, serta asam lemak esensial yang diperoleh untuk kesehatan, tetapi tidak diproduksi dengan alami oleh tubuh. Ada dua jenis asam lemak omega 3 yang berada di dalam minyak ini seperti DHA dan EPA. Salmon, tuna, sarden serta makarel merupakan contoh ikan yang kaya akan kandungan lemak omega 2. Di dalam 100 gram ikan-ikanan memiliki kandungan lebih dari 1 gr asam lemak.

Penelitian membuktikan jika minyak ikan kemungkinan efektif menangani berbagai hal berikut seperti:

  • Menangani penyakit jantung. Penelitian membuktikan jika orang yang mengkonsumsi ikan yang kaya akan kandungan lemak bisa membantu menjaga kesehatan jantung serta mengurangi resiko kematian yang dikarenakan oleh penyakit jantung,
  • Kadar trigliserida berkurang. Minyak ini bisa menurunkan kadar trigliserida di dalam darah. Resiko terkena penyakit jantung bisa meningkat beriringan dengan tingginya kadar trigliserida di dalam tubuh,
  • Mengurangi resiko keguguran. Minyak ini bisa membantu mencegah terjadi keguguran wanita yang menderita kelainan sistem imun,
  • Mengurangi kebutuhan untuk obat asma. Sejumlah studi mengemukakan minyak ini bisa menurunkan obat-obatan asma untuk anak, tetapi tidak untuk orang dewasa,
  • Meningkatkan kinerja pada indera pasien ADHD. Minyak ini bisa meningkatkan fokus, perilaku anak hingga fokus mental,
  • Mencegah penyakit mata. Penelitian juga membuktikan jika mengkonsumsi minyak tersebut minimal sekali dalam sepekan memiliki kaitan dengan penurunan resiko degenerasi makula yakni sel khusus di retina mata,
  • Mencegah pembuluh darah tersumbat. Setelah menjalani angioplasti, minyak ikan bisa membantu Anda membuka pembuluh darah.

Walaupun kaya dengan kandungan manfaat, tetapi mengkonsumsi minyak ini dalam dosis yang tinggi bisa membahayakan kesehatan karena bisa menimbulkan resiko seperti:

  • Bisa menyebabkan nyeri di ulu hati, ruam, mual, mimisan serta tinja cair,
  • Minyak dalam dosis yang tinggi akan menurunkan kualitas sistem kekebalan tubuh sehingga dapat menyebabkan tubuh menjadi terserang infeksi, kondisi ini beresiko pada pasien lansia,
  • Terlalu banyak mengkonsumsi minyak ini juga meningkatkan resiko seperti stroke,
  • Beberapa ikan seperti makarel beresiko memiliki kandungan racun merkuri, walaupun belum tentu terkandung di dalam minyaknya,
  • Untuk pasien transplantasi jantung, lemak omega 3 bisa mempengaruhi detak jantung,
  • Kadar gula darah bisa terganggu,
  • Meningkatkan kadar low density atau kolesterol jahat.

Minyak ini memang aman untuk sebagian besar orang seperti wanita hamil serta menyusui. Apalagi bila dikonsumsi dengan dosis yang rendah. Tetapi karena kondisi riwayat kesehatan tiap orang berbeda, lebih baik Anda melakukan konsultasi ketika ingin mengkonsumsi minyak ini, karena hal ini dilakukan agar kita bisa menghindari resiko yang tidak kita inginkan.

Saat Anda ingin mengkonsumsi minyak ikan, sangat disarankan dikonsumsi dengan bentuk aslinya bila dibandingkan dengan bentuk suplemen. Nutrisi yang berada di dalam suplemen, walaupun dikonsumsi dalam jumlah sebanyak apapun tidak ada bandingannya dengan minyak asli. Bila Anda tidak mengkonsumsi ikan, Anda biasa mendapatkan asupan nutrisi ini dari biji chia, minyak kedelai dan yang lainnya. Anda bisa mendapatkan minyak yang bernutrisi ini di banyak situs jual beli online terpercaya.

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.