Skip to content

Bingung liburan mau ke mana? Lihat proses pembuatan berlian di IWP yuk!

Mau tahu keaslian sebuah berlian? Coba saja gosok batu berliannya dengan amplas

Begitu pesan seorang kenalan Nene sambil menggosok-gosokkan amplas ke batu berlian dan memperlihatkan hasilnya ke Nene. Meski sudah digosok sekuat tenaga dengan amplas, tidak nampak goresan sedikit pun di batu berlian itu. Dan batu berlian pun berpindah tangan dari kenalan Nene ke tangan Nene.

Ketika saya masih SD, Nene memang sering menyisihkan uangnya untuk membeli perhiasan emas dan berlian. Kata Nene, buat investasi. Kelak jika diperlukan, perhiasan emas ini lebih mudah dijualnya. Jika memiliki uang berlebih, Nene memilih membeli perhiasan berlian dari temannya. Errr… bukan membeli sih. Lebih tepatnya lagi, mencicil hihi. Tapi yang ini bukan untuk dijual, melainkan untuk koleksi semata. 

Dulu saya seringkali bertanya, kenapa ya untuk batu yang ukurannya mungkin gak seberapa itu, Nene harus membayar mahal? Kenalan Nene saat itu hanya memberi jawaban kalau proses cuttingnya rumit. Apalagi dikerjakan secara manual dengan tangan manusia.

Belakangan saya mendapat pengetahuan dari sekolah, kalau tidak hanya proses cuttingnya saja, tapi proses pembentukan berlian ini juga sangat lama. Berlian memang merupakan batu alam yang terproses secara alami sejak ratusan juta tahun lalu dan terkubur di dasar bumi dengan kedalaman lebih dari 140 km.

Mengenal Berlian Indonesia, Berlian Berkualitas Excellent

Indonesia ibarat surga yang memiliki banyak sumber daya alam, termasuk intan, bahan mentah berlian. Adalah Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan yang merupakan kota penghasil intan terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Berlian berkilap yang bahannya berasal dari Kalimantan ini dijamin berkualitas terbaik yakni excellent.

“Berlian Kalimantan terbaik di dunia. Bukan rahasia umum, pakar batu permata dunia sudah mengetahui batu asal Kalimantan. Segi kematangan kristal dan cahayanya, intan Kalimantan ini lebih baik dari Afrika,” ucap Yopi Mesa Yudi, pemilik Indo Wisata Permata.

Jika sebelumnya saya hanya mengira bahwa mahalnya berlian ini karena proses cuttingnya yang rumit, dari penjelasan Mas Reyhan dari Indo Wisata Permata, saya jadi tahu kalau kualitas dan harga berlian ini dinilai berdasarkan 4C, yaitu Color, Clarity, Carat, and Cut.

Grade warna berlian atau Color dinilai atas dasar kebeningan berlian, artinya berlian yang bagus tidak ada memiliki warna. Grade color berlian diranking berdasarkan abjad mulai dari D untuk grade color berlian paling tinggi, bening tanpa warna, sampai Z untuk berlian dengan warna kuning yang bagus tidak memiliki warna.

Grade kejernihan berlian atau Clarity ditetapkan atas dasar penilaian terhadap ada tidaknya cacat di dalam berlian. Semakin sedikit cacatnya, semakin tinggi grade clarity-nya.

Grade karat atau Carat, merupakan ukuran/besar berlian. Satu karat itu sama dengan 0,2 gram.

Yang terakhir adalah Grade potongan atau Cut, semakin presisi potongan berlian, semakin mahal harganya. Sebab potongan ini menentukan kilau berliannya.

Semua syarat 4C tadi hampir terpenuhi oleh berlian Indonesia. Hanya C terakhir alias Cut sajalah yang masih belum bisa sempurna. Sebab pengolahan berlian di Indonesia masih bersifat tradisional. Padahal boleh dibilang hanya di proses pengolahan inilah berliantersentuh oleh tangan manusia.

Karena pengolahan batu mulia yang masih tradisional inilah, tentu saja kualitas permata andalan Indonesia ini bisa tersalip dengan kemegahan berlian dari Afrika.

“Selama ini penggosokan batu permata dengan pola konvensional membutuhkan waktu lama yang kualitasnya tidak menjamin jadi baik,” ujar Pak Yudi.

Teman-teman pernah penasaran gak, bagaimana sih sebenarnya proses pembuatan berlian ini? Mulai dari rough diamond yang baru saja ditambang, sampai menjadi berlian yang nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah?

Nah, kalau teman-teman sedang berada di Bandung, tak ada salahnya berwisata edukasi proses pembuatan berlian di Indo Wisata Permata (IWP) di bilangan Dago, Bandung.

Indo Wisata Permata, Wisata Edukasi Proses Pembuatan Berlian

indo wisata permata

Berawal dari hobi Pak Yudi akan berlian, beliau akhirnya membuat tempat pengolahan intan menjadi berlian berkualitas dengan menggunakan alat yang modern.  Indo Wisata Permata (IWP) mengusung konsep wisata edukasi dengan cara mengajak pengunjung melihat langsung proses pembuatan batu mulia menjadi berlian bernilai tinggi. Di IWP kita bisa mendapatkan berbagai pengetahuan mengenai berlian.

Dari gerbang masuk IWP, kita menuju ke lantai 3. Duh, deg-degan… baru kali ini saya lihat proses pengolahan berlian.

indo wisata permata

Sempat kaget ketika masuk dari pintu lift depan dan keluar lewat pintu lift belakang.. hiks… ketahuan nih dari gunung hihi.

indo wisata permata

Keluar dari lift kita diarahkan masuk ke sebuah ruangan untuk melihat gambar dan tayangan video mengenai IWP dan berlian yang ada di Indonesia.

Selesai melihat tayangan video di ruangan ini, barulah kita melihat proses pengolahan berlian yang sebenarnya. Ada semacam etalase yang memperlihatkan tahapan proses pengolahan intan mulai dari rough diamond sampai menjadi berlian yang berkualitas excellent.

Di dalam etalase ini ada alat-alat pengolahan berlian modern yang dioperasikan oleh 5 tenaga ahli IWP ini, 1 tenaga ahli dari Indonesia, dan 4 dari India.

Secara umum, proses pengolahan baru intan ini dimulai dari tahap penganalisaan, pemolaan, pemotongan, pengasahan, pemolesan, dan juga pemasangan hingga menjadi perhiasan.

IMG_20170622_123234

Intan mentah yang diperoleh dari tempat penambangan ini akan diolah dengan menganalisa dan membuat rencana pola. Iya, perlu dibentuk pola agar tidak ada intan yang terbuang di sini.

indo wisata permata

IMG_20170622_123314

Setelah dibuat polanya, intan akan menjalani proses pemotongan dengan menggunakan laser. Proses pemotongan dengan laser ini dikerjakan oleh tenaga ahli dari Indonesia

IMG_20170622_123405

Nah, setelah melalui proses pemotongan inilah, baru intan ditangani oleh tenaga ahli dari India. Kenapa India? Karena sampai saat ini, tenaga ahli dari India masih yang terbaik untuk urusan pengolahan intan. Wajar, karena di India pula tempat pertama kali ditemukannya intan.

IMG_20170622_123621

IMG_20170622_123634

IMG_20170622_124037

Untuk mengolah batu intan mentah hingga menjadi berlian yang siap digunakan diperlukan waktu kurang dari 1 hari. Sementara jika dikerjakan secara manual, prosesnya bisa mencapai 7 hari. Kualitas berlian yang dikerjakan dengan mesin modern pun tentunya lebih terjaga.

Galeri Berlian Indo Wisata Permata

Setelah ke luar dari etalase ini, kita akan masuk ke sebuah galeri tempat dipajangnya semua berlian yang sudah jadi. Masuk ke sini, dijamin…. ngilerrr hihi. Mulai dari berlian yang berukuran kecil yang sudah terpasang di perhiasan yang nilainya hanya ratusan ribu rupiah sampai yang bernilai miliaran rupiah, semua ada di sini.

IMG_20170622_130000

indo wisata permata

indo wisata permata

IMG_20170622_125612

Nih… yang ini 1.750.000 saja… tapi dikali 1000 hihihi

indo wisata permata

Tidak hanya berlian yang sudah dipasang pada perhiasan, di IWP kita bisa membeli berlian secara lepas/loose diamonds (tanpa perhiasan) dan juga berlian bersertifikat. Sertifikatnya sendiri dikeluarkan oleh Gemological Institute of America (GIA).

IMG_20170622_130407

Jangan salah, jaman sekarang mah berlian juga banyak yang palsu. Canggihnya berlian palsu ini dibuat sangat mirip dengan berlian asli. Mulai dari warna, kilau, sampai beratnya dibuat mirip. Nah, dengan mengetahui proses pengolahan batu intan dari awal sampai jadi berlian, khususnya berlian yang diolah di IWP, berlian pun bisa dijamin keasliannya.

Ssssttt… waktu saya main ke IWP, masih ada promo diskon sebesar 20% lho. Lumayan kan? Yuk, habiskan waktu liburan dengan berkunjung ke IWP. Tenang, IWP bebas dikunjungi oleh siapa saja koq. IWP buka setiap hari mulai dari jam 10.00-17.00 WIB. Hanya saja, khusus di hari Senin proses pengolahan berlian libur. Galerinya masih buka seperti biasa.

Btw, kalau mau ke IWP, jalannya lebih mudah ambil dari Dago ya. Kalau dari arah Merdeka/Dago bawah, tepat sebelum terminal Dago, belok ke kiri.

Indo Wisata Permata
Komplek Citra Green Dago, Blok N 1-10
Dago – Bandung
info@indowisatapermata.com
Buka setiap hari
10.00 – 17.00 WIB
 
Untuk reservasi dan kontak lebih lanjut:
DIAN (PR manager) 08112000499

2 Comments

  1. Hastira Hastira

    wow indahnay ya tapi apa daya kalau suruh beli kayaknya gak mampu deh harganya

Leave a Reply

Your email address will not be published.