Mau Beli Mobil Baru? Pertimbangkan 5 Hal Ini

By | August 31, 2016

Memiliki kendaraan sendiri, terutama mobil, bisa jadi merupakan impian banyak orang. Terlebih bagi mereka yang sudah berkeluarga. Alasannya demi kenyamanan dan keamanan. Dulu, ketika saya dan suami masih berdua, kemana-mana pakai kendaraan umum. Mudik atau sekedar jalan-jalan, enaknya pakai kendaraan umum. Tinggal naik, menikmati perjalanan sampai tertidur, sampai di tempat tujuan, dan gak lupa bayar ongkosnya.

Anggota keluarga bertambah 1, saya dan suami masih belum memikirkan untuk memiliki mobil sendiri. Masih nyaman pakai kendaraan umum. Ada sih motor, tapi kalau mudik masih lebih enak pakai kendaraan umum. 

Anggota keluarga bertambah lagi, mulai kerepotan kalau harus pakai kendaraan umum kemana-mana. Bukan apa-apa sih. Yang namanya jalan-jalan bawa anak kecil itu segala perlengkapan mulai dari baju ganti, tissue basah, diapers, botol susu, makanan, alat makan, bekal air minum, gendongan, stroller, bantal, selimut, semua harus selalu dibawa. Malah kalau bisa sih seisi rumah dibawa saja sekalian biar gak repot ahahaha

Anggota keluarga bertambah lagi, wah… udah deh… ini mah beneran harus mulai memikirkan punya mobil sendiri.

Tapi sebelum memutuskan membeli mobil, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dengan matang. Siapa tahu, ini juga jadi pertimbangan teman-teman sebelum membeli mobil.

  • Cek lagi, ini keinginan atau kebutuhan?

Telusuri lagi kegiatan keluarga selama setahun. Apakah benar-benar perlu mobil sendiri? Karena kalau hanya keluar sesekali, sepertinya kendaraan umum masih boleh jadi pilihan. Apalagi sekarang ini cukup banyak tempat sewa mobil atau alat transportasi online yang bisa digunakan kapan saja tanpa harus berdesak-desakan. Pakai kendaraan umum itu kita tidak perlu memikirkan biaya perawatan, asuransi dan juga pajak tahunan yang biasanya cukup menguras kantong, dan ini tentu saja di luar pengeluaran mobil sehari-hari (BBM, tol, parkir).

Baca juga

Sebagai gambaran, di bawah ini ada tabel Biaya Pajak Tahunan Mobil di Indonesia.

Tabel Pajak Tahunan Mobil (Toyota)

Tabel Pajak Tahunan Mobil (Toyota)

Nah, kaaan… lumayan kan? Karena anggaran untuk pajak mobil ini cukup besar, sebaiknya perhatikan waktu membeli mobil. Usahakan jangan sampai berbarengan dengan kebutuhan tahunan lain seperti tahun ajaran baru yang biayanya juga cukup menguras kantong.

  • Cari mobil yang sesuai kebutuhan

Mobil yang akan dibeli nanti dominan dipakai untuk apa? Jangan sampai perlunya untuk menunjang kegiatan sehari-hari seperti ke kantor atau untuk keperluan keluarga misalnya, kita malah memilih mobil jenis pick-up. Lah, kan gak mungkin juga anak-anak bikin tenda di bak belakang?

Kalau saya dan suami sih, pertimbangannya anak-anak mulai besar, dan mobil juga bakal banyak digunakan untuk keperluan keluarga, jadi lebih pilih jenis minibus atau MPV.

  • Sesuaikan mobil incaran dengan anggaran dan penghasilan

Sudah tahu mobil jenis apa yang diinginkan, persempit lagi dengan membandingkan fitur, keunggulan, kekurangan dan tentu saja harganya. Cari informasi sebanyak-banyaknya. Biasanya di forum-forum banyak diulas mengenai kelebihan dan kekurangan sebuah mobil.

Sesuaikan juga dengan anggaran dan penghasilan tiap bulan, terlebih jika kita memilih membeli mobil dengan cara mencicil. Idealnya sih, anggaran untuk mencicil mobil ini tidak lebih dari 25% dari pendapatan bulanan. Ini pun belum termasuk biaya operasional per bulan dan per tahun (pajak, dll) ya. Sementara untuk DP, siapkan saja dana sebesar 20-30% dari harga mobil. Ada sih yang memberikan syarat DP sebesar 10%, tapi tentu saja ini membuat cicilan jadi semakin besar dan tenor juga semakin panjang. Jangan sampai terjadi membeli mobil melalui perusahaan pembiayaan sambil menggali kubur sendiri karena cicilan yang memberatkan.

Bagusnya sih menabung saja dulu sampai tabungannya cukup untuk membeli mobil, biar gak dikejar-kejar cicilan tiap bulan.

  • Pilih baru atau bekas?

Ini juga tidak kalah penting. Sebagai pertimbangan, mobil bekas biasanya harganya jauh lebih murah. Kalau kita tidak hafal dan tidak yakin dengan kondisi mobil, sebaiknya sih urungkan niat membeli mobil bekas. Ingat, mobil pasti mengalami penyusutan. Apalagi kalau pemilik mobil sebelumnya kurang apik dan sampai menimbulkan kerusakan dimana-mana. Bisa jadi biaya membeli mobil bekas + biaya perbaikan malah lebih banyak dibanding dengan membeli mobil baru. Masih banyak koq mobil baru murah dengan kualitas dan layanan purna jual yang bagus. Tapi kalau memang dananya hanya cukup untuk membeli mobil bekas, tidak perlu memaksakan diri membeli mobil baru. Yang penting sih, dampingi dengan orang yang mengerti kondisi mobil agar tidak terjebak biaya perbaikan yang lebih mahal.

  • Datangi dealer akhir bulan!

Mobil incaran sudah ada, dana sudah diperhitungkan dengan baik, sekarang saatnya mengunjungi dealer. Sssst… sebagai emak-emak pecinta diskonan, saya kasih tahu nih ya… akhir bulan merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi dealer. Kenapa? Karena biasanya di akhir bulan ini dealer-dealer dikejar target penjualan. Jadi dealer memberikan diskon yang lumayan. Diskonnya macam-macam, bisa berupa diskon DP (misal seharusnya DP 40 juta, dealer memberikan diskon sebesar 5 juta), atau berupa aksesoris mobil yang kalau dihitung-hitung beli eceran mah lumayan juga.

Jadi gimana, yakin sudah perlu mobil? Sok, bismillah… semoga dilancarkan mendapatkan mobil impian

Baca juga: Rental Mobil Jogja

3 thoughts on “Mau Beli Mobil Baru? Pertimbangkan 5 Hal Ini

  1. Mang Yono

    Terimakasih mak pencerahannya… Saya jadi makin ngebet nih pengen beli mobil ….. pajak mahal gak masalah mak … masa mobil aja mampu kebeli, giliran bayar pajaknya gak mampu

  2. Tetty Hermawati

    Aku juga lagi niatin buat beli mobil. Dan maunya cash ga mau kredit, atut soalnya sm hutang, hihi

Leave a Reply