Kiat memilih hotel via internet

Liburan jalan-jalan ke mana nih? Saya mah pengennya sih ke Jogja. Entah kenapa, sejak pertama kali ke Jogja di jaman SMP dulu, saya selalu ingin kembali lagi ke sana. Jadi bukan karena ikut-ikutan Cinta sih. Soalnya saya sama Cinta lebih tua saya, sedikit… hehe

Sewaktu kuliah, saya kembali ke Jogja. 2 kali ikut liburan bersama saudara yang memang memiliki kerabat di Jogja, 1 kali bersama teman-teman kuliah, naik kereta ekonomi di tahun 2000. Seru. Waktu itu kami menginap di sebuah wisma yang ada di dekat SMA Budi Utomo. Kalau dihitung-hitung, perjalanan dari Bandung menuju Jogja, menginap selama 2 malam di Jogja, sampai kembali lagi ke Bandung, saat itu hanya menghabiskan 150 ribu per orang. Murah ya? Sudah murah, nyaman pula. Maklum saja, wisma ini rekomendasi saudara saya yang tinggal di Jogja. Jadi dia hafal betul mana tempat menginap yang murah dan nyaman. Sekarang mah 150 ribu sehari juga gak bakal cukup hihi. 

Continue Reading

Masjid Al-Ikhlas, masjid yang tetap berdiri tegak di Cisalak

Tak ada yang menyangka kalau malam Nisfu Syaban kemarin adalah malam terakhir bagi beberapa warga di Desa Cihideung, Cisalak, menempati rumah yang selama ini jadi tempat berteduh selama bertahun-tahun.

Suara gemuruh bak bunyi pesawat terbang, yang sebenarnya jarang mereka dengar karena tak pernah ada pesawat melintas di sini, terdengar dari arah bukit.

Seketika air menerjang dari arah bukit. Warga berhamburan ke luar rumah. Tak sedikit yang kesulitan membuka pintu karena air sudah memenuhi rumah, hingga harus memecahkan kaca jendela hanya dengan tangannya.

Di tengah kegelapan, mereka berlari ke hutan, tanpa sempat membawa apapun kecuali baju di badan yang menempel. Berlindung dari terjangan air yang menghempas apa saja yang dilewatinya.

Selang 2 jam kemudian, batu-batu besar dan kayu-kayu besar terbawa arus, meluluhlantakkan 32 rumah yang ada di Cihideung.

Banjir bandang Cisalak

Meksi hampir seluruh bangunan yang ada di Cihideung hancur terkena banjir bandang, ada masjid yang tetap berdiri dengan kokoh, yaitu Masjid Al-Ikhlas. Seperti yang dituturkan oleh Pak Muhyidin, amil Masjid Al-Ikhlas, bahwa masjid senantiasa dijaga oleh 70.000 malaikat.

IMG_8092

Berada tepat di tepi garis merah yang ditetapkan oleh Basarnas, Masjid Al-Ikhlas pun menjadi tempat berlindung para pengungsi.

13275293_311177125880047_979826210_o

Bagi warga Cihideung, banjir bandang  yang terjadi kemarin membawa sebuah pesan bahwa masjid (Islam) merupakan tempat yang aman bagi siapapun yang mau mengimaninya…

*Jumlah kata  203

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid”

 

 

Continue Reading

Cara Menggunakan Hijab Masa Kini

Cara Menggunakan Hijab Masa Kini – Hijab diartikan sebagai penghalang. Hijab itu sendiri dapat berupa tirai, pembatas, kelambu, papan pembatas, dan lain – lain. Hijab dalam bahasa Arab diartikan sebagai penghalang. Beberapa negara yang menggunakan bahasa Arab mengartikan hijab kepada sesuatu hal yang merujuk pada kerudung yang digunakan oleh para muslimah. Pada praktiknya para muslimah yang menggunakan hijab harus disesuaikan dengan tata cara dan kaidah agama. Akan tetapi, banyaknya muslimah masih asal menutup kepala dan tidak mengaplikasikan cara menggunakan hijab yang baik dan benar. Hal tersebut diketahui berdasarkan fakta masih banyaknya muslimah yang menggunakan hijab tetapi hijabnya transparan, sehingga bagian rambut dan telinga terlihat jelas.

khimar

Continue Reading

Tip menginap di hotel bersama anak

Tip menginap di hotel bersama anakLebaran tinggal hitungan hari nih.. alhamdulillah ya. Beberapa orang malah sudah mulai mudik. Sudah sampai mana persiapannya? Kalau saya sih mudiknya dekat, masih bisa ditempuh dengan 2-3 jam perjalanan saja. Tapi kalau sedang musim mudik, pernah juga sampai 7 jam perjalanan. Macetnya warbiyasak sekali lah… Tapi gak apa-apa sih. Yang penting mah kumpul bareng keluarga.

Di musim lebaran seperti sekarang ini, rumah keluarga memang jadi tujuan utama pemudik. Tapi gak sedikit juga yang memilih kamar hotel sebagai tempat menginap saat mudik. Bisa jadi alasannya karena rumah keluarga yang penuh, atau sekedar singgah untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan yang masih jauh.

Nah, urusan mudik yang bisa makan waktu berhari-hari dan harus menginap di hotel ini gak bisa dianggap sepele. Seringkali banyak hal kecil yang terlupakan, tapi pas menginap di kamar hotel membuat kita kebingungan. Padahal barang bawaan udah penuh aja di bagasi. 
Sebelum mengalami kebingungan di kamar hotel selama mudik, terutama bagi yang menginap di hotel bersama anak-anak, coba persiapkan barang-barang ini ya…

  • Makanan. Standar makanan hotel sih makanan dewasa ya. Buat balita, bawa makanan sendiri lebih aman.
  • Water heater. Tidak semua kamar hotel menyediakan water heater. Bahkan ada yang menyediakan water heater namun dalam kondisi yang tidak layak pakai. Jadi daripada bingung darimana kita bisa mendapatkan air hangat untuk menyeduh susu, atau menyiapkan makanan anak, lebih baik bawa water heater sendiri.
  • Magic com mini. Kalau berencana menginap agak lama, magic com mini bisa jadi alat masak darurat. O ya, kalau sudah bawa magic com mini, sepertinya tidak perlu bawa water heater lagi.
  • Alat cuci piring. Selama beberapa kali menginap di hotel, saya tidak pernah menemukan alat cuci piring! Padahal kan ini penting, karena piring, gelas maupun sendok tidak hanya kita pakai sekali. Jadi siapkan spons dan sabun pencuci piring dalam wadah kecil.
  • Plastik. Dulu ketika anak-anak masih pakai pampers, saya biasanya sedia plastik untuk pampers bekas. Soalnya kalau gak dibungkus, bau pesingnya kemana-mana. Selain plastik untuk pampers, siapkan juga plastik untuk baju kotor dan sampah. Baju bersih dan baju kotor juga sebaiknya disimpan dalam tas terpisah.
  • Mainan. Hotel merupakan tempat asing bagi anak-anak. Meskipun ada fasilitas hotel, anak-anak seringkali kebingungan saat berada di kamar hotel. Jadi agar anak-anak tidak jenuh sebaiknya siapkan juga mainan untuk anak-anak.

Nah, itu sedikit tip menginap di kamar hotel bersama anak-anak. Ada yang terlewat? Silahkan ditambah sesuai pengalaman ya… Selamat berlibur ^_^

 

Continue Reading

Baju anak kena noda? Cuci segera!

cara mencuci baju bayi

Baju anak kena noda? Cuci segera! – Coba tebak, pekerjaan rumah tangga apa yang gak ada habisnya, tapi mau gak mau tetap harus dikerjakan???

Kalau buat saya sih semua pekerjaan rumah tangga harus dikerjakan. Tapi yaaaa… kadang kan ada malesnya juga ya. Piring kotor ditumpuk dulu buat dicuci besok pagi. Yang penting sih sapu dan pel lantai saja tiap hari. Kalau lantai kotor, kasihan anak-anak yang suka main sampai guling-guling di lantai.

Terus setrikaan, bisa lah ditumpuk dulu barang 2-4 hari. Atau kalau pas perlu saja baru nyetrika haha. Ketahuan malesnya. Yang penting sih baju-baju yang dijemur sudah benar-benar kering. Agar tidak terlalu kusut, baju kering ini saya lipat dan masukkan dalam keranjang. Baju anak, baju saya & suami, dan daleman disimpan di tempat terpisah. Jadi kalau perlu mencari baju kesayangan Ade yang cuci kering pakai misalnya, saya tidak perlu mengobrak abrik semua isi keranjang.

Continue Reading
1 2 3 6