Month: June 2014

Peran Serta Masyarakat dalam Pengendalian TB

Baiklah, serial ke-7 artikel mengenai Tuberkulosis ini cukup berat bagi saya. Berat di tengah keadaan harus bolak-balik rumah sakit demi memastikan kondisi Bapak saya. Meski sudah diniatkan menulis jauh hari sebelum Bapak masuk rumah sakit, tetap saja terlupakan. Beruntung seorang teman memberitahu melalui sms, bahwa saya hampir saja melewatkan deadline serial ke-7. Dengan koneksi dan peralatan tempur seadanya, akhirnya selesai juga…

Jadi ceritanya begini, beberapa minggu yang lalu Bapak saya memeriksakan diri ke poliklinik karena beberapa keluhan. Dari hasil pemeriksaan dokter, diperoleh diagnosa bahwa Bapak menderita hernia dan harus segera dioperasi, karena ususnya yang turun ke tempat yang tidak seharusnya.  Read More

K2 Park Superblok, Kawasan Terintegrasi Super Lengkap di Serpong

Pernah dengar apartemen? Pastinya sering donk. Bukan hanya mendengar, contohnya pun bisa dengan mudah ditemukan apalagi di kota-kota besar. Atau malah udah punya nih? Waaah… Selamat ya, karena sudah menjadi bagian dari pemecahan masalah di kota tempat Anda tinggal. Di kota tempat saya tinggal, Bandung, mulai dari Bandung Utara, Bandung Timur, Bandung Barat, Bandung Selatan, Read More

TB Bukan Penyakit Si Miskin Tapi Memiskinkan

Seperti yang kita tahu, Tuberculosis atau TB bisa menyerang siapa saja, tanpa membedakan status sosial dan ekonomi. Mau miskin, kaya, konglomerat, pengangguran, atau pejabat sekalipun bisa saja terserang TB. Laki-laki/perempuan, anak-anak/remaja/dewasa/tua pokoknya semua orang memiliki potensi tertular TB. Perkiraan jumlah kasus TB di dunia sebanyak 8,6 juta, 0,5 juta diantaranya anak-anak dan 2,9 juta pada Read More

Kehilangan Tangan Bukan Berarti Kehilangan Harapan

Pak Dede

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman di grup whatsapp mengunggah foto di atas. Sebuah foto yang menunjukkan seorang pria tengah menerima bantuan donasi dari BMT Barrah, mitra pengelola zakat Dompet Dhuafa.

Pria itu adalah Dede Sofyan, berusia 30 tahun-an. Pekerjaannya sehari-hari menjajakan donat buatannya sendiri di halaman SD dekat rumahnya. Kalau donatnya belum habis, Pak Dede kemudian berjalan menyusuri jalanan kampung, sampai donatnya habis terjual.

Sekilas tidak ada yang istimewa dari foto tersebut. Lalu apa yang membuat Pak Dede istimewa di mata saya?

Saat mengunggah foto di atas, teman saya juga memberikan keterangan bahwa Pak Dede kehilangan tangan kanannya karena terlindas kereta api sekitar tahun 2000 yang lalu. Musibah ini membawa Pak Dede pada titik terendah dalam hidupnya. Saya pun ingin menuliskan kisah Pak Dede di blog, kemudian saya menggali informasi lebih jauh tentang Pak Dede melalui teman saya yang mengunggah foto tersebut. Read More

Hotel Murah di Mojokerto

Kota Mojokerto adalah sebuah kota (dulu daerah tingkat II berstatus kotamadya) di Jawa Timur, Indonesia. Terletak 50 km barat daya Surabaya, wilayah kota ini dikelilingi oleh Kabupaten Mojokerto.

Kota ini merupakan kota dengan luas wilayah terkecil di Jawa Timur. Pembentukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui suatu proses kesejahteraan yang diawali melalui status sebagai staadsgemente, berdasarkan keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda Nomor 324 Tahun 1918 tanggal 20 Juni 1918.

Mojokerto, sumber gambar : klik di sini

Pada masa Pemerintahan Penduduk Jepang berstatus Sidan diperintah oleh seorang Si Ku Cho dari 8 Mei 1942 sampai dengan 15 Agustus 1945.

Mojokerto pernah menjadi sebuah kawedanan dengan Asisten Wedana Bapak Supardi Brototanoyo. Perkembangan selanjutnya Bapak Supardi Brototanoyo menjadi Wedana dan terakhir menjadi Walikota Mojokerto pada saat itu. Read More

1 2