Month: April 2014

Perempuan, Pendidikan dan Sains Demi Kemajuan Bangsa

SS 2014-04-29 at 9.34.56 AMMau tidak mau, suka tidak suka, paradigma seperti ini masih berkembang di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang masih memandang rendah peran wanita dan beranggapan bahwa tempatnya wanita itu hanya mengurus pekerjaan di rumah. Titik.

Namun konsep mengenai kodrat wanita yang harus menguasai tiga pakem utama yaitu sumur, dapur dan kasur ini rupanya tidak begitu saja ditelan mentah-mentah oleh Dr. Rani Maharani, M.Si.

Berasal dari keluarga kecil di daerah Bandung Selatan, anak kedua dari (Alm.) H. Osin dan Hj. Diah Mardiah ini sukses menjejakkan langkahnya di dunia pendidikan sebagai dosen dan juga peneliti di salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung. Read More

Buka Rekening Di BCA (lagi)

Jadi ceritanya kemaren itu terpaksa buka rekening (lagi) di BCA. Lho, koq lagi? Iya, soalnya saya udah pernah buka rekening di BCA sebanyak 3 kali, dan semuanya berakhir dengan tragis. Kenapa? Ya, kenapa lagi kalau bukan karena minimnya saldo yang tersisa sampai akhirnya 3 rekening itu nutup sendiri, abis dipotong administrasi hihihi..

3 tahun belakangan ini saya jadi nasabah setia BRI. Ini juga terpaksa, karena bank yang paling dekat dari rumah cuma BRI ini. Itu pun jarang bisa dipake setor tabungan, dengan alasan “Maaf, saat ini jaringan sedang offline”. Anehnya, kalau setor pinjaman malah diterima aja tuh. Bukan cuma setor kas-nya yang sering offline, ATM yang ada di halaman BRI pun sering mengalami masalah jaringan offline. Read More

IMG_20150203_101905

Forever MG-ers

You start your twenties in the midst of two goodbyes. The friends you left behind in high school that you vowed to keep touch with are starting to fade away as trips home get shorter and fewer and further between. In a year or two, you’ll say goodbye to your college group as you move on toward first jobs, old family bedrooms, beginning lives and new friends.

Seperti dikutip dari The Friendship Exodus of Your 20s, “you’ll say goodbye to your college group“… seperti itu pulalah perjalanan kami. Sekelompok perempuan berjumlah 8 orang (yang ngakunya) cantik, dulu pernah sama-sama menimba ilmu di sebuah gedung bernama D5 di daerah Jatinangor, hampir bisa dipastikan kemana-mana kami selalu bersama.

Btw, karena kecantikan kami itulah, akhirnya kami menamakan diri sebagai MG alias Mojang Geulis (gakbolehprotes!)

Read More

Jangan Sungkan #SembuhkanTB

Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan status Indri (bukan nama sebenarnya) tentang kesulitan mengobati TB yang dideritanya.

SS 2014-04-02 at 1.55.41 AM

Didorong rasa penasaran, akhirnya saya bertanya kepada seorang teman yang bekerja di layanan kesehatan di sekitar rumah saya. Menurut beliau, orang yang masih berobat TB di pihak swasta boleh meminta dirujuk ke puskesmas/rumah sakit pemerintah, supaya bisa mendapatkan fasilitas pengobatan gratis ini.

Bukan hanya penderita TB biasa yang mendapatkan pengobatan gratis ini, TB MDR (Multi Drug Resistence Tuberculosis)/TB XDR (Extensively/Extremely Drug Resistant Tuberculosis) yang memerlukan biaya sampai ratusan juta juga masih berhak mendapatkan pengobatan gratis sampai sembuh. Read More

Untuk Jabbar dan Jabbar yang lain

“Mah, mau ikut donor lagi?”, tanya suami beberapa waktu yang lalu. Saya memang sedang cuti jadi pendonor selama 3 tahun. Karena saya harus memberikan ASI-Ekslusif untuk Si Bungsu yang sekarang berusia 2 tahun 4 bulan. Saat saya hamil Si Bungsu di bulan-bulan pertama, saya sama sekali tidak menyadari kalau saya sedang hamil, karena tidak ada Read More

1 2 3